Kalo lo lagi di Seoul dan nyari pengalaman kuliner yang otentik dan full vibes lokal, lo wajib banget mampir ke Pasar Dongdaemun. Di tengah hiruk-pikuk fashion district dan landmark ikonik kayak Dongdaemun Design Plaza, ada satu hal yang gak boleh dilewatkan: street food favorit turis di Pasar Dongdaemun Seoul. Ini bukan sekadar jajan, tapi pengalaman rasa dan budaya Korea yang real banget.
Mulai dari yang pedes, manis, gurih, sampai aneh-aneh (buat lidah Indonesia), semua bisa lo temuin di sini. Kios-kios kecil berjajar rapat, aroma makanan langsung nyambut lo dari kejauhan. Dan jangan salah, tempat ini bukan cuma buat warga lokal. Turis dari seluruh dunia juga pada ngantri cuma buat nyobain satu tusuk odeng atau sepotong hotteok panas.
Dongdaemun Market: Bukan Cuma Surga Belanja, Tapi Pusat Street Food Seoul
Selama ini Dongdaemun dikenal sebagai kawasan belanja fashion 24 jam. Tapi di balik toko-toko baju dan aksesoris, ternyata ada dunia lain yang lebih menggoda—street food lane yang aktif dari sore sampe tengah malam. Bayangin aja, lo bisa belanja sepatu, terus langsung nyemil tteokbokki panas sambil duduk pinggir jalan. Paket komplit, kan?
Area jajanan ini biasanya ada di sisi luar pasar utama, dan gampang banget ditemukan. Cari aja kerumunan orang yang lagi berdiri sambil makan, atau wangi minyak wijen yang nyegrak. Pasti lo udah deket.
Tteokbokki: Si Pedas Manis yang Selalu Dicari
Gak ada kata Korea street food tanpa nyebut tteokbokki. Ini adalah jajanan paling ikonik, paling difoto, dan paling dicari turis. Terbuat dari rice cake kenyal yang dimasak dalam saus gochujang merah menyala, rasanya manis, pedas, gurih, dan nempel di lidah.
Di Dongdaemun, tteokbokki biasanya disajiin bareng odeng dan telur rebus. Beberapa stan juga kasih tambahan:
- Mie instan (ramyeon)
- Keju meleleh
- Topokki goreng crispy
Lo bisa request level pedas juga. Buat yang gak tahan cabai, bilang aja “jogeum maepge juseyo” (minta agak pedas aja). Tapi percaya deh, sensasi makan tteokbokki di tengah malam dingin Seoul itu bener-bener bikin nagih.
Odeng: Hangat, Gurih, dan Cocok Buat Nongkrong
Odeng atau eomuk adalah fishcake tusuk yang disajiin dalam kuah panas. Biasanya ditaruh dalam panci besar yang ngepul terus. Lo tinggal ambil tusukannya, makan, dan minum kuahnya langsung dari gelas kecil.
Kenapa odeng jadi favorit?
- Rasanya ringan tapi gurih
- Kuahnya anget banget, cocok buat cuaca dingin
- Bisa dimakan sambil jalan
Odeng ini juga jadi makanan murah meriah tapi kenyangin. Banyak turis duduk di stool kecil depan kios, nyeruput kuah odeng sambil ngobrol sama penjual yang kadang suka ngajak interaksi lucu.
Hotteok: Pancake Manis Isi Gula Coklat yang Legit Banget
Kalau lo tim dessert, maka hotteok adalah surga lo. Ini pancake Korea yang digoreng garing di luar dan isiannya meleleh di dalam. Biasanya berisi campuran gula merah, kacang, kayu manis, dan kadang biji wijen. Begitu digigit, langsung lumer dan manisnya bikin senyum lebar.
Hotteok paling enak dimakan pas masih panas. Di Dongdaemun, ada beberapa kios yang khusus jual hotteok, bahkan dengan varian modern kayak:
- Hotteok keju mozzarella
- Hotteok green tea
- Hotteok cokelat lumer
Aroma dari wajan penggorengan dan suara kriuk pas digigit bikin snack ini selalu masuk list “must try” street food di Seoul.
Sundae: Sosis Darah Korea yang Bikin Penasaran
Buat yang doyan eksplorasi kuliner ekstrim, sundae bisa jadi challenge. Ini bukan dessert, tapi sosis Korea yang terbuat dari usus sapi atau babi yang diisi dengan darah, mie bihun, dan rempah. Walau agak ekstrem buat turis Indonesia, banyak yang tetep coba demi pengalaman autentik.
Tapi tenang, beberapa varian sundae di Dongdaemun udah lebih modern dan gak terlalu heavy. Biasanya disajiin dengan garam, saus pedas, dan acar bawang. Kalau lo berani, wajib banget cobain!
Twigim: Gorengan Korea yang Gak Kalah Sama Risol
Twigim tuh versi gorengan-nya Korea. Ada yang isi ubi, rumput laut isi nasi, cabai isi daging, bahkan telur rebus goreng. Mirip tempura tapi dengan rasa lebih kuat dan crunchy maksimal.
Di kios Dongdaemun, twigim sering disajiin bareng tteokbokki, jadi lo bisa celupin gorengannya ke saus merah pedas itu. Combo ini jadi comfort food favorit warga lokal dan turis, apalagi pas malam dingin.
Gyeranppang: Roti Telur Super Lembut
Lo suka roti yang manis tapi gurih? Coba deh gyeranppang, roti mungil isi telur utuh di atasnya. Teksturnya fluffy, telurnya mateng setengah, dan kadang ditambah keju atau parsley. Rasanya unik dan cocok buat lo yang pengen sarapan ringan atau camilan sore.
Vibes Jajanan di Dongdaemun: Ramai Tapi Nyaman
Salah satu hal paling berkesan dari street food favorit turis di Pasar Dongdaemun Seoul adalah suasananya. Gak cuma soal rasa, tapi juga experience. Lo makan sambil berdiri, ngobrol sama penjual, nyimak lagu K-pop dari speaker toko sebelah, dan liatin kerumunan pembeli yang seru banget.
Pemandangan yang biasa lo temuin:
- Anak muda foto-foto bareng hotteok
- Turis Jepang dan China antre odeng
- Penjual ngomong campur Inggris-Korea buat serve tamu
- Suara denting wajan dan aroma minyak goreng menggoda
Semua itu bikin street food di sini punya daya tarik yang gak bakal lo dapet di restoran.
Tips Kulineran Maksimal di Dongdaemun
Biar jajan lo makin puas dan gak zonk, ini beberapa tips penting:
- Datang malam hari, sekitar jam 6–10 malam, pas suasana paling hidup
- Bawa uang tunai, banyak penjual belum pakai kartu
- Gunakan Google Translate atau aplikasi terjemahan, buat tahu isi makanan
- Makan sambil jalan? Bisa!, tapi lebih nikmat sambil duduk santai
- Tanya soal bahan, terutama buat yang concern halal/vegetarian
FAQ: Street Food Favorit Turis di Pasar Dongdaemun Seoul
1. Apa street food paling populer di Dongdaemun?
Tteokbokki, hotteok, odeng, dan twigim selalu masuk 5 besar jajanan paling dicari.
2. Apakah ada makanan halal di Dongdaemun?
Sebagian besar berbahan dasar seafood atau vegetarian, tapi sebaiknya tanya langsung ke penjual.
3. Apakah jajanan di sini mahal?
Enggak. Harga mulai dari KRW 1.000–5.000 (sekitar Rp12.000–Rp60.000).
4. Bisa gak bawa jajanan buat oleh-oleh?
Sebagian besar jajanan dimakan langsung, tapi ada snack kering kayak biskuit atau teh Korea yang bisa dibawa pulang.
5. Apakah pasar ini buka setiap hari?
Ya! Dongdaemun nyaris aktif 24 jam, tapi street food paling rame mulai sore sampe malam.
6. Apakah aman makan street food di Seoul?
Sangat aman. Hygiene-nya tinggi dan penjualnya ramah.